Mobile Legends: Bang Bang, sebuah game multiplayer online battle arena (MOBA), telah mendapatkan popularitas luar biasa di seluruh dunia, terutama di Asia Tenggara. Namun, lanskap game di Tiongkok, sebagai pemain utama dalam industri e-sports global, sangat dipengaruhi oleh peraturan ketat yang diberlakukan oleh pemerintah. Artikel ini menyelidiki dampak peraturan ini terhadap Mobile Legends dan kancah e-sports yang lebih luas di Tiongkok.
Memahami Peraturan Permainan Tiongkok
Konteks Sejarah
Industri game Tiongkok telah menghadapi serangkaian perubahan peraturan selama dekade terakhir. Awalnya bertujuan untuk mengekang kecanduan game di kalangan remaja, langkah-langkah ini kini semakin diperketat. Pihak berwenang di negara tersebut, yang menyadari potensi dampak negatif dari bermain game secara berlebihan, telah menerapkan kebijakan untuk mengontrol waktu bermain game, konten, dan jangkauan video game secara keseluruhan.
Peraturan Utama
-
Batasan Waktu: Pada tahun 2019, Tiongkok menerapkan jam malam yang melarang anak di bawah umur bermain game online antara pukul 22.00 dan 08.00, serta membatasi waktu bermain game hingga 90 menit pada hari kerja dan tiga jam pada akhir pekan dan hari libur.
-
Pendaftaran Nama Asli: Semua pemain diharuskan mendaftar dengan nama asli mereka, terkait dengan tanda pengenal yang dikeluarkan pemerintah, untuk memastikan kepatuhan terhadap batasan usia dan waktu.
-
Batasan Pengeluaran Moneter: Ada juga batasan berapa banyak uang yang dapat dibelanjakan oleh anak di bawah umur untuk pembelian dalam game.
- Sensor Konten: Game harus mematuhi peraturan konten yang ketat, melarang segala sesuatu yang dianggap tidak pantas atau tidak sensitif secara budaya.
Dampaknya di Mobile Legends
Aksesibilitas Pasar
Mobile Legends menghadapi kendala untuk memasuki pasar Tiongkok karena peraturan tersebut. Meskipun game ini tersedia, pertumbuhannya terhambat oleh pengawasan ketat yang diperlukan untuk setiap pembaruan konten atau fitur baru. Proses persetujuan untuk setiap pembaruan memakan waktu lama, sehingga menghambat adaptasi dan inovasi yang cepat.
Pengembangan E-sports
Keterbatasan jam bermain game sangat mempengaruhi perkembangan pemain, terutama bagi para gamer muda yang berpotensi menjadi atlet e-sports. Banyak pemain e-sports profesional mulai mengasah keterampilan mereka selama masa remaja; namun, waktu bermain yang terbatas dapat membatasi kumpulan bakat baru di Tiongkok untuk game seperti Mobile Legends.
Dampak Lebih Luas pada Dunia E-sports Tiongkok
Penurunan Partisipasi Masyarakat Akar Rumput
Peraturan yang ketat telah mengurangi partisipasi e-sports masyarakat akar rumput, yang sering kali merupakan tempat lahirnya talenta profesional. Dengan waktu bermain yang terbatas, pemain muda dapat memilih hobi yang tidak dibatasi waktu, sehingga berdampak pada pertumbuhan tim e-sports dan mengurangi prospek profesional di masa depan.
Dampak terhadap Arus Pendapatan
Acara e-sports, sponsorship, dan penayangan merupakan sumber pendapatan yang penting. Namun, dengan potensi berkurangnya jumlah pemain aktif, daya tarik sponsorship mungkin menurun, sehingga berdampak pada keuangan penyelenggara acara dan tim profesional.
Adaptasi oleh Pemangku Kepentingan Industri
Untuk memitigasi tantangan ini, perusahaan game dan penyelenggara e-sports telah mulai menyesuaikan strategi mereka. Hal ini termasuk mengembangkan game khusus untuk orang dewasa atau memastikan konten benar-benar sesuai dengan ekspektasi peraturan. Namun, adaptasi semacam itu mungkin membatasi kebebasan berkreasi dan keragaman penawaran di pasar.
Strategi Mengatasi Tantangan Regulasi
Terlibat dengan Pembuat Kebijakan
Dialog berkelanjutan antara perusahaan game dan badan pengawas sangatlah penting. Mengadvokasi peraturan berimbang yang melindungi pemain sekaligus mendukung pertumbuhan industri sangat penting bagi semangat masa depan sektor game dan e-sports Tiongkok.
Mempromosikan Praktik Permainan yang Sehat
Mengembangkan konten edukasi seputar game yang sehat dan memastikan game terintegrasi secara positif ke dalam gaya hidup dapat membantu mengatasi permasalahan pemerintah. Inisiatif seperti memasukkan elemen pendidikan ke dalam permainan dapat lebih selaras dengan prioritas budaya dan pendidikan Tiongkok.
Inovasi dan Diversifikasi
Berinvestasi dalam konten game yang terdiversifikasi dan selaras dengan nilai-nilai budaya dan mendorong pengembangan keterampilan dapat membantu perusahaan berkembang meskipun ada pembatasan. Selain itu, kemitraan internasional mungkin memberikan peluang pertumbuhan di luar pasar domestik yang diatur secara ketat.
Kesimpulan
Meskipun peraturan game di Tiongkok menghadirkan tantangan berat terhadap game seperti Mobile Legends dan kancah e-sports yang lebih luas, peraturan tersebut juga mendorong inovasi dan adaptasi dalam industri ini. Dengan terlibat secara aktif dengan badan regulator, mempromosikan permainan yang bertanggung jawab, dan mendiversifikasi penawaran, para pemangku kepentingan dapat menavigasi kompleksitas pasar Tiongkok, memastikan pertumbuhan berkelanjutan dan kesuksesan e-sports yang berkelanjutan di wilayah tersebut.
Artikel yang dioptimalkan untuk SEO ini dirancang untuk memberikan wawasan komprehensif tentang dinamika rumit antara Mobile Legends, peraturan game Tiongkok, dan industri e-sports. Melalui konten yang diteliti dengan baik dan tulisan yang menarik, acara ini bertujuan untuk memberikan informasi dan memikat audiens yang berinvestasi dalam lanskap game global.
